KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Satu lagi pendatang baru yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah PT SOS Indonesia Tbk. Perusahaan yang bergerak di jasa penyedia alih daya (outsourcing) ini akan mencari pendanaan dari pasar modal untuk eskpansi bisnis. Adapun penjamin emisi dari rencana ini yakni Sinarmas Sekuritas.

Prasetyo Wibowo, Direktur Keuangan SOS Indonesia mengatakan, pihaknya membutuhkan pendanaan baru di luar pernbankan yang lebih murah. Misalnya lewat penawaran perdana saham atau initial public offering (IPO).

“Bisnis kami termasuk unik dan baru khususnya di Bursa Efek Indonesia. Kami lihat prospek bisnis kami ke depan akan terus berkembang,” ujar Prasetyo saat ditemui di BEI, Selasa (14/8).

SOS Indonesia akan melepas 150 juta saham atau setara dengan 23% dari modal perusahaan. Penggunaan dana juga akan digunakan untuk kebutuhan ekspansi khususnya pembiayaan tenaga kerja alih daya. “Kami perusahaan jasa jadi tidak perlu membeli aset. Sekitar 80% biaya kami untuk tenaga kerja,” ujar Pras sapaan akrabnya.

Untuk memuluskan rencana IPO ini, SOS Indonesia akan menggunakan laporan keuangan bulan April 2018. Dan, diharapkan Oktober nanti rencana IPO dapat tuntas.

Sekadar informasi, PT SOS Indonesia menyediakan jasa alih daya untuk sektor keamanan, tenaga profesional, perawatan gedung dan parking management.

 

Sumber: https://investasi.kontan.co.id/